Buya Mawardi Resmi Berpasangan Dengan Syamsuar, Diprediksi Akan Menang Pilgubri Dengan Raih Suara Terbanyak

Wawasannusantara.com, Bangkinang –Ulama besar asal Kampar, Mawardi Muhammad Saleh telah resmi maju sebagai bakal calon Wakil Gubernur Riau berdampingan dengan cakal calon Gubernur Syamsuar. Keduanya diusung bersama oleh partai Golkar dan PKS.

SK dukungan dari PKS untuk Mawardi mendampingi Syamsuar diserahkan langsung oleh Ahmad Syaikhu selaku Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kantor DPP PKS Jakarta, Kamis (25/07/2024) di Jakarta.

Setelah resmi mendapat 20 persen lebih dukungan kursi di DPRD Riau, kini pasangan calon Syamsuar-Mawardi tinggal menunggu kapan waktu deklarasi.

Menurut salah seorang masyarakat, Muslim, Buya Mawardi adalah ulama yang punya nama besar di Kampar. Sehingga ia diprediksi akan mendapat dukungan sangat besar dari masyarakat Kampar. Selain itu, kata Muslim, Buya Mawardi juga sangat dikenali di Kabupaten Rohul karena ia merupakan Imam besar di masjid Islamic Centre Rohul.

Demikian pula sebut Muslim, di Kota Pekanbaru, Mawardi sangat dikenali selain sebagai pengajar di banyak kampus, ia juga aktif mengisi ceramah dari masjid ke masjid, kantor instansi pemerintahan maupun swasta.

Sementara Syamsuar dinilai akan sangat kuat di Riau Pesisir, seperti di Siak, Dumai, Bengkalis, Rohil Pelalawan, Inhu dan Inhil termasuk ia juga kuat di Pekanbaru, Kampar dan Rohul.

“Insyaallah, Pak Syamsuar sudah sangat tepat mengajak Buya Mawardi untuk menjadi calon wakilnya. Pasangan Syamsuar-Mawardi saya prediksi akan menang, Insyaallah masyarakat akan dukung beliau berdua untuk membawa Provinsi Riau semakin maju,” ungkap Muslim, Rabu (31/07/2024).

Jika keduanya terpilih nanti, maka kita sangat beruntung memiliki pemimpin seperti sosok Buya Mawardi di negeri ini untuk meraih impian masyarakat Riau yang agamis, maju dalam berbagai sektor pembangunan.

DR Mawardi menghimbau masyarakat untuk senantiasa mempererat hubungan silaturrahmi dan menumbuhkan rasa cinta dalam beragama.

“Masyarakat Riau ini harus kuat dan memiliki SDM (Sumber Daya Manusia) yang bagus dan nilai keagamaan yang tinggi. Jangan sampai kita terpecah belah. Kita mesti memperbaiki hubungan beragama di negeri Lancang Kuning ini,” katanya.-naz/mus.