wawasannusantara.com, BANGKINANGKOTA – Kinerja membanggakan ditorehkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kampar sepanjang tahun 2025. Realisasi penerimaan pajak daerah berhasil menembus angka 101 persen dari target yang telah ditetapkan, menunjukkan komitmen kuat dalam mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah.
Kepala Bapenda Kabupaten Kampar, Zamhur, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut saat memimpin apel pagi di halaman kantor Bapenda, Senin (5/1/2026). Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama, sinergi, dan dedikasi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas.
“Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil kerja tim yang solid serta komitmen bersama untuk terus meningkatkan pendapatan daerah demi mendukung pembangunan Kabupaten Kampar,” ujar Zamhur di hadapan seluruh ASN.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan melampaui target tersebut menjadi bukti bahwa strategi optimalisasi pajak daerah berjalan efektif. Namun demikian, Zamhur mengingatkan agar seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri dan terus berupaya meningkatkan kinerja di tahun 2026.
Zamhur berharap, pada tahun mendatang Bapenda Kampar mampu menghadirkan inovasi-inovasi baru serta memberikan pelayanan yang semakin prima kepada masyarakat. Ia juga mengajak seluruh ASN untuk menjaga semangat, integritas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Capaian tahun 2025 harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. Kita ingin kontribusi Bapenda terhadap pembangunan daerah semakin nyata dan berdampak luas bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain menyoroti capaian kinerja, Zamhur turut memberikan apresiasi atas kedisiplinan ASN yang hadir mengikuti apel pagi. Menurutnya, kehadiran dan kedisiplinan merupakan cerminan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara sekaligus bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Apel pagi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan meningkatkan komitmen seluruh jajaran Bapenda Kabupaten Kampar dalam mengawal pendapatan daerah sebagai salah satu pilar utama pembangunan.***










