Kampar  

Pemkab Kampar Terus Lakukan Upaya Dalam Pencegahan Stunting

Wawasannusantara.com, Kampar Kiri – Pemerintah Kecamatan Kampar Kiri terus memperkuat upaya pencegahan stunting sebagai salah satu prioritas pembangunan kesehatan. Hingga saat ini, dari 47 balita yang teridentifikasi stunting, sebanyak 6 balita telah menunjukkan peningkatan status kesehatan. Hal ini menyisakan 41 balita stunting di Kecamatan Kampar Kiri.

Hal tersebut disampaikan oleh Camat Kampar Kiri, H. Marjanis, saat membuka kegiatan skrining kesehatan, pemeriksaan, dan penyuluhan bagi ibu dan anak stunting di Aula Kantor Camat Kampar Kiri, Rabu (20/11/2024).

“Kami telah melakukan berbagai langkah untuk menekan angka stunting, termasuk pemberian makanan bergizi melalui program Bapak Asuh Anak Stunting yang melibatkan perusahaan-perusahaan di Kecamatan Kampar Kiri,” ungkapnya.

“Kegiatan ini juga bertujuan mendorong orang tua untuk lebih memperhatikan asupan gizi anak, kebersihan lingkungan, sanitasi, serta pola asuh yang baik,” ujar H. Marjanis.

H. Marjanis menambahkan bahwa Pemerintah Kecamatan Kampar Kiri berkomitmen untuk terus menurunkan angka stunting.

“Kami berharap dengan upaya bersama ini, Kabupaten Kampar bisa mencapai Zero Stunting pada tahun 2025,” tambahnya.

Kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi bagi masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak sejak dini.

Selain itu, pemerintah kecamatan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan akses layanan kesehatan dan mendukung keberhasilan program pencegahan stunting secara berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Satgas Stunting Kabupaten Kampar Muhammad Niam Fathori, Kapolsek Kampar Kiri, Danramil Kampar Kiri, Ketua TP PKK Kecamatan Kampar Kiri, Kepala Puskesmas Kecamatan Lipat Kain, serta kepala desa dan lurah se-Kecamatan Kampar Kiri.***