Kampar  

Di Hadapan Ratusan Masyarakat Muara Uwai dan Sipungguk, Yusri Janji Perbaiki Ompang Uwai dan Dongkrak Ekonomi Warga

Wawasannusantara.com, Muara Uwai — Kampanye Calon Bupati Kampar Nomor Urut 2 Drs H Yusri, MSi kembali dihadiri ratusan masyarakat, Senin (28/10/2024).

Dari pantauan, sejak Senin siang sampai sore, Yusri telah berkampanye di dua titik yaitu di kampung halamannya di Muara Uwai Kecamatan Bangkinang dan Desa Sipungguk Kecamatan Salo.

Dua lokasi lainnya akan dilanjutkan di Kecamatan XIII Koto Kampar menjelang Maghrib di Desa Pulau Gadang dan malamnya di Desa Balung.

Dari pantauan kampanye di Dusun Uwai, Desa Muara Uwai, Yusri didampingi istri Hj Juli Mastuti Yusri dan Ketua Tim Pemenangan Yusri-Rinto Dr H Ilyas HU, disambut antusias sekira 400an massa.

Tokoh masyarakat Muara Uwai
Hasan, SPdI mengatakan, ia telah menjabat Kepala Dusun selama sepuluh tahun. Ia mengaku sangat tahu betul bagaimana Yusri sangat perhatian ke kampung halamannya.

“Jangan nanti Datuk Yusri kalah di sini sementara di tempat lainnya menang,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan salah seorang ninik mamak di Desa Sipungguk Zulkifli Malin Datuk Majo. Ia menegaskan bahwa Datuk Yusri adalah calon yang paling pas untuk memimpin Kabupaten Kampar karena sudah sangat tahu dengan seluk beluk Kabupaten Kampar.

Dalam kesempatan kampanye di Muara Uwai dan Sipungguk Yusri berjanji akan memperbaiki Ompang Uwai sebagai salah satu sumber mata air untuk pertanian dan kebutuhan lainnya.

Menurutnya, di wilayah ini sangat cocok untuk sentra pertanian padi dan beberapa komoditi lainnya.

Yusri juga mengaku sudah tahu dengan kebutuhan masyarakat di Muara Uwai dan Sipungguk. Sebagai daerah sentra pertanian, ia berjanji akan membuat program pupuk gratis maupun pupuk bersubsidi. Di daerah Kecamatan Bangkinang dan Sipungguk sekitarnya juga sangat cocok untuk peternakan. Para sarjana yang menganggur akan direkrut untuk tenaga pendamping pertanian, peternakan dan lainnya.

Kepada timnya nanti ia meminta mencatat siapa saja yang layak dibantu modal untuk pengembangan usaha.

“Supaya cepat pertumbuhan ekonomi di sini. Kalau satu orang saja kita kasih modal lima juta untuk seribu orang baru lima miliar anggarannya,” kata Yusri.***