Wawasannusantara.com, Palung Raya — Calon Bupati/Wakil Bupati Kampar Nomor Urut 2 Drs H Yusri, MSi dan Calon H Rinto Pramono, SPi, MM melaksanakan kampanye dialogis di Zona III, Sabtu (26/10/2024).
H Yusri yang bergelar Datuk Bandaro Mudo kampanye di tiga desa di Kecamatan Tambang. Ia dan istri Hj Juli Mastuti Yusri mengawali kampanye di Desa Palung Raya.
Seperti diketahui, baru-baru ini tokoh masyarakat Kabupaten Kampar H Ibrahim Ali yang juga merupakan Mantan Wakil Bupati Kampar periode 2011-2016 yang merupakan putra asal Palung Raya baru saja mendeklarasikan diri mendukung Paslon Yusri-Rinto pada Pilkada Kampar 2024. Sebagian besar dari ratusan masyarakat yang hadir merupakan para keluarga H Ibrahim Ali dan sanak saudara kerabat Yusri di Palung Raya.
Pada kegiatan ini Ustad Desmon Asari memimpin do’a agar Yusri dan Rinto menang pada Tanggal 27 November mendatang. Ia mengharapkan masyarakat munafik dan memegang teguh memilih pasangan calon yang didukung Partai Gerindra dan Demokrat tersebut.

Di sini, Yusri mengungkapkan cara mengatasi persoalan ekonomi di wilayah Limo Koto. Menurutnya, UMKM dan pedagang perlu dibina dan suntikan modal. Selain itu harus ada program peternakan, perikanan, pertanian.
“Saya juga ingin agama bagus adat bagus dan tidak ada lagi yang narkoba dan judi online,” ujarnya.
Setelah itu, Yusri dan rombongan melanjutkan kampanye di Desa Gobah. Di desa ini Yusri berjanji akan mempercepat pembagian lahan seluas 1.700 hektare. Lahan itu sebelumnya bersengketa dengan salah satu perusahaan, dan masyarakat memenangkan perkaranya.
Harapan pembagian lahan itu disampaikan Nasrul, SH, MH selaku Ketua Koperasi Anugerah Maju Bersama di desa tersebut sekaligus tim pemenangan Yusri.

Nasrul menyampaikan pernyataan bahwa sebanyak 996 anggota koperasi yang dipimpinnya siap memenangkan Yusri-Rinto.
Cabup H Yusri yang juga bergelar Datuk Bandaro Mudo optimis bisa mempercepat pembagian lahan
pasca putusan perkara dengan PTPN V.
“Kalau tak macet, besok saya dorong. Macam di Terantang. Saya sudah bagi 425 hektare. Saya pegang dua bulan selesai. Sudah lima bupatinya tak selesai. Parah Terantang lagi tapi selesai. Jadi, saya jamin selesai,” tegas mantan Sekretaris Daerah Kampar ini.(rls)











