Kampar  

Pengusaha di Koto Mesjid XIII Koto Kampar H Zulkifli, SE Ungkap Alasannya Mendukung Yusri-Rinto di Pilkada Kampar

Wawasannusantara.com, Koto Mesjid — Gelombang dukungan dari tokoh masyarakat terus mengalir dan terungkap ke masyarakat.

Di salah satu desa maju di Kabupaten Kampar, Desa Koto Mesjid, tokoh masyarakat sekaligus pengusaha muda H Zulkifli, SE menjadi salah satu pendukung berat Pasangan Calon Bupati Wakil Bupati Kampar Nomor Urut 2 Drs H Yusri, MSi-H Rinto Pramono, SPi, MM.

Kampanye dialogis Yusri-Rinto digelar di rumah kediamannya pada Jum’at (12/10/2024) malam. Meskipun di bawah guyuran hujat lebat, namun antusiasme masyarakat yang datang cukup tinggi. Karena situasi hujan lebat dan petir, acara di pindahkan ke dalam rumah pengusaha yang berasal dari Pulau Terap, Kecamatan Kuok tersebut.

Sejumlah tokoh agama, ninik mamak, tokoh masyarakat dan ratusan emak-emak loyalis Datuk Yusri-Rinto mendengarkan pemaparan visi misi Datuk Yusri.

Sebelum Datuk Yusri menyampaikan visi misi dan alasannya maju untuk membawa Kampar Maju dan Sejahtera, H Zulkifli selaku tuan rumah menyampaikan alasannya mendukung Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati yang didukung partainya Presiden Prabowo (Gerindra) dan partai mantan Presiden SBY (Demokrat) tersebut.

Kenapa pilihannya Datuk Yusri kata pria yang akrab disapa H Zul CD tersebut. Menurutnya alasan pertanyaan simpel, karena dari empat calon bupati, Datuk Yusri yang lebih unggul dari segi pengalaman di birokrasi. Yusri tidak hanya mendapatkan jabatan di Kampar, namun sejak menjadi PNS ia telah menempuh berbagai jenjang karier dari bawah.

Mulai dari Lurah di Batubersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar, kemudian ditarik Bupati Rokan Hulu Achmad menjadi camat, kepala bagian hingga beberapa jabatan eselon dua, termasuk saat menjadi Kepala Dinas Bina Marga dan Pekerjaan Umum.

Pada masa ini, Rohul sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan fisik, diantaranya Islamic Center Rohul.

Kemudian Yusri dipanggil ke Kabupaten Kampar oleh Bupati Kampar Almarhum H Azis Zaenal pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kampar tahun 2017 lalu. Di Kampar, Yusri sukses menjalankan tugasnya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar selama enam tahun tiga bulan dengan lima orang bupati yang berbeda yakni Almarhum H Azis Zaenal, H Catur Sugeng Susanto, H Kamsol, H Firdaus hingga H Hambali.

“Lima orang bupatinya waktu beliau jadi Sekda. Berarti beliau ini sudah sangat berpengalaman dan bagaimana membawa Kampar ke depan sudah ada dalam pemikirannya,” ujar Zulkifli.

Pada kesempatan ini Zulkifli juga mengungkap diantara harapan masyarakat Desa Koto Mesjid, Desa Pulau Gadang, Desa Lubuk Agung dan Desa Ranah Sungkai dimana keempat desa ini berada di lintasan jalan yang sama.

“Kami ingin akses jalannya diperbaiki, diperlebar karena kami sudah 22 tahun di sini, jalannya menuju Desa Koto Mesjid, Pulau Gadang, Lubuk Agung dan Ranah Sungkai pintunya di Silam masih begini-begini saja. Banyak yang rusak, badan jalannya kecil dan kalau hujan, jalan ditutupi batang pimpiong hingga kayu,” katanya.

Ditambahkan, jalan tembus dari Koto Mesjid ke Silam ini sejak ada tol semakin ramai karena kendaraan yang keluar tol menuju Kabupaten Rokan Hulu melewati Koto Mesjid. Ditambah lagi kendaraan menuju Sumbar dari Rohul juga melewati ruas jalan ini.

“Kalau seandainya Allah meridhoi Datuk memimpin Kampar yang paling utama adalah infrastruktur jalan,” ulasnya.

Lebih lanjut dikatakan, Desa Koto Mesjid dan Pulau Gadang sumber penghasilannya dari budidaya ikan patin. Mulai pembenihan, pembesaran ikan sampai pengolahan. Dia berharap agar masyarakat mendapat pinjaman dengan bunga nol persen.

Menjawab pernyataan H Zulkifli, Cabup Kampar H Yusri menyampaikan bahwa ia pulang kampung ke Kampar bertekad ingin membawa Kampar maju dan sejahtera.

Ia rela meninggalkan statusnya sebagai PNS dan peluang berkarier di jabatan yang lebih tinggi namun karena tahun 2024 ini ada peluang Datuk Adat di Kampar membenahi negeri maka ia memutuskan maju.

Dia maju bukan sembarang maju karena ia maju dari partainya Presiden yang sangat memungkinkan penambahan anggaran untuk Kabupaten Kampar yang lebih besar lagi.

Jika bupatinya dari partai Presiden Prabowo maka bukan tidak mungkin APBD Kampar bisa dipacu dan ditingkatkan lagi sampai Rp 1 triliun yang memungkinkan akan banyak program dan permasalahan masyarakat akan diselesaikan.***